Membaca pergerakan pasar perlu memperhatikan trend kemana pergerakan pasar, meskipun tidak mutlak dan bisa ditentukan secara pasti, namun masih bisa kita mengira-ngira pergerakan pasar akan kemana berdasarkan indikator-indikator analisis teknikal yang kita gunakan.
Saya akan mengambil posisi BUY benar-benar saat pasar sedang oversold dan berpatokan pada indikator MACD, Stochastic Fast, W%R, dan RSI. Selain itu perlu memperhatikan Candlestick, Time Series Forecast, Hilbert Transform Trendline, Moving Average dan Parabolic SAR.
Jika Candlestick menunjukkan gejala pergerakan menaik dengan volume transaksi yang besar serta mulai membentuk trend pergerakan menguat maka posisi BUY adalah posisi yang harus cepat-cepat diambil. Namun jika terjadi pergerakan pasar namun tidak disertai volume transaksi yang besar serta mempertimbangkan pergerakan berbagai indikator yang mengindikasikan pasar bergerak sideways, maka tidak perlu ambil posisi atau close posisi. Wait and see dulu…
Demikian sebaliknya untuk posisi SELL…
Aturan main yang harus saya tetapkan saat saya trading adalah:
1. Lihat RSI, W%R, MACD, Stochastic Fast kira-kira kompak atau tidak dalam menunjukkan terjadinya pembentukan trend atau pergerakan pasar keatas atau kebawah.
2. Saat ambil posisi perhatikan benar-benar Candlestick, HTT, TSF, Parabolic SAR. Jika volume transaksi cukup besar dan terjadi pembentukan trend alias bukan sideways pergerakan maka ambil posisi…
To be Continued…



